Tampilkan postingan dengan label Cerpen cinta sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen cinta sedih. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Oktober 2012

Semuanya Tinggal Kenangan


Oleh : Nadia Rahmi

Aku tidak pernah menginginkan semuanya begini, walau yang terjadi hanya kebohongan dan kepalsuan yang kau berikan padaku. Dan sekarang kau tinggalkan aku, meninggalkan luka dan perih yang sangat mendalam di hatiku. Kau telah pergi meninggalkan aku, meninggalkanku untuk selamanya dan tak akan pernah mungkin kembali lagi. Tapi, apalah dayaku, semuanya sudah ditakdirkan oleh sang Maha Pencipta.

****
Ceritanya berawạl saat aku duduk di kelas IX SMP. Aku mempunyai seorang cowok yang bernama Rian, dia adalah cinta pertamaku. Aku mengenalnya melalui Facebook. Pada awalnya kami hanya berteman, malah kami jarang sekali menyapa, paling-paling kami chattingan ketika ada yang penting untuk kami bahas. Tapi seiring berjalannya waktu hubungan kami pun semakin akrab, malah bisa dibilang sangat akrab. Aku ingin mengenalnya lebih jauh lagi, meskipun ada penghalang bagi kami, yaitu jarak antara kami berdua cukup jauh, aku tinggal di Aceh dan dia di Jakarta.

AKU MENCINTAIMU SAAT KAU PERGI

Oleh: Mentari Senja

               Kenapa hidup ini sungguh tak bisa aku mengerti, sedikitpun tak kupahami. Yang seperti kebanyakan orang akan keindahan pernikahan tapi tak berlaku buatku, janggal sekali untukku menyambut hari dimana aku akan menjadi milik orang lain. Bukan sebuah kebahagaian melainkan kehampaan. Teringat lagi akan janji dimasa lalu tentang sebuah pernikahan indah, mengikat ikrar dalam bahtera rumah tangga, namun semua itu pupus sudah. Sebentar lagi aku akan menjadi milik orang lain bukan miliknya.


Cerpen Cinta Sedih
               “selamat ya ibu indah, akhirnya ibu punya mantu juga.”
               “terima kasih jeng rahmi, alhamdulillah yah..akhirnya si mentari menikah juga.”
               Terdengar ucapan selamat dari balik pintu kamarku, yang semakin membuatku tersayat pedih.

Surat Terakhir dari Kak Rosa


Oleh:  Sevty Agustin

               Malam itu,aku memasuki rumah dengan perlahan lahan. Kuperhatikan satpam rumahku terlelap ditempatnya. “hahhh,amaan,”pikirku dalam hati. Tetapi baru selangkah memasuki ruang tamu,teriakan mama sudah terdengar ditelingaku. “Niaaaaaaaa…! Jam sepuluh kamu baru pulang. Kemana aja kamu?” teriak mamaku. “mmmm,anu.. Aku habis kerja kelompok dirumah temen ma,” jawabku berbohong. “Kamu ini..!Udah pinter bohong sekarang ya.. Nih apaan!?” kata mama sambil mengangkat kantung plastic belanjaanku. “Duh!Bego banget. Kenapa gak sadar ya aku megang kantung belanjaan nih”ujarku dalam hati. “Niaaaa.. Kamu ini udah pulangnya malem,terus udah berani bohong sama mama. Tiru tuh kakakmu,Rossa. Gak pernah bohong. Terus malam malam gak keluyuran kayak kamu. Malam malam dia belajar pelajaran buat besok pagi.” Kata mamaku panjang lebar. Huh!Lagi lagi kak Rosa. Selalu kak Rosa. Kak Rosa adalah kakakku satu satunya. Kak Rosa memang beda denganku. Kak Rossa pendiam dan pintar. Sedangkan aku cerewet dan gak ada pinter pinternya. Kadang aku berfikir aku bukanlah anak kandung mamaku yang seorang single parent.
               “Sekarang kamu masuk ke kamar. Mulai besok, pulang sekolah harus langsung pulang. Gak boleh keluyuran kemana mana lagi!” kata mama untuk sekian kalinya. Beliau sepertinya sangat marah denganku. Aku memasuki kamarku dengan langkah gontai. Akh..! Coba aja aku anak tunggal dan gak punya kakak seperti kak Rosa!

Senyum Termanis yang kini Menjadi Tangis

oleh: Fatkuryati

CINTA adalah perasaan yang sakral, tak habis kata untuk mengartikan lima huruf yang berjejer indah. Cinta selalu menjadi topik hangat di seantreo dunia, keberadaannya selalu menjadi teka-teki dan misteri hati. Kalau saja kita tak pernah dilahirkan ke dunia, mungkin kita tak kan pernah mengenal arti cinta, tak kan pernah merasa dicintai atau mencintai, juga tak kan pernah menjadi pencinta yang tulus.


Siang itu adalah hari sabtu,, pertemuan pertamaku dengannya setelah menjadi sepasang kekasih.. Aku teramat bahagia untuk itu,, aku berusaha untuk tampil istimewa di depannya,, memilih baju, sandal, tas, jeans dan jilbab yang matching untuk ku kenakan pada pertemuan itu.. Aku seolah menjadi wanita paling bahagia di seantreo dunia,, karena bisa menjadi wanita terpilih dari sekian banyak wanita yang menyukainya.

Usia kita terpaut 3 tahun,, dia 3 tahun lebih tua dariku.. Ia tampan, supel, pintar, dewasa, baik, bijaksana dan romantis.. Itulah yang membuatku merasa menjadi gadis paling beruntung.. Satu paket dari banyaknya karakter positif yang aku suka darinya adalah karena dia mengenakan kacamata.. Entah kenapa aku lebih senang dengan pria berkacamata,, bisa jadi karena aku adalah fans fanatiknya Afgan Syahreza yang menamakan diri sebagai Afganisme.. jadi secara tidak langsung, sebenarnya aku menginginkan Afgan Syahreza yang menjadi partner hidupku,, tapi karena itu adalah bagian dari hal mustahil,, so selain Afgan pun tak jadi masalah, asalkan dia berkacamata.. Seperti pepatah ini “Tak Ada Rotan Akarpun Jadi”,, heheeee,,, konyol memang,, tapi yaaa inilah aku.. Sii gadis penyuka pria berkacamata.

Akhir Cerita Cinta Nada

Oleh : dellia riestavaldi

Namanya GISWARA NADA, biasa panggil NAT/NADA kelas XI IPS 1 di SMA PERMATA INTERNASIONAL.Cewek ini pintar dan berbakat. pelajaran favoritnya adalah SOSIOLOGI.Tinggi badannya 163cm. Mata yang berwarna hitam legam dan rambut sangat hitam lurus sepunggung.kulitnya berwarna coklat terang.semua orang menyukai murah senyumnya itu,senyum manja yang di kangenin semua teman-temannya . Hobbynya adalah ng-GALAU melulu.

Saat bel pulang tiba-tiba rara ke kelas adell buat ngembaliin novel Nada yang di pinjemnya,kebetulan Rara anak IPA dan adell anak IPS. Rara adalah sahabat Nada sedari smp, nama aslinya sih Rana Renwardi.
Rara menghampiri meja Nada.
‘’terkadang bohong ya kalo dia selalu ada buat aku ra?-.-‘’ucap Nada
‘’dia siapa Nat?” Tanya rara.
‘’kamu lupa Ra? Kan aku sering cerita ke kamu, mulai deh ya kamu
Onengnya.itu loh si Fahri.inget kan inget!’’ dengan kesel Nada memastikan supaya Rara inget.
‘’yaa lagian aku baru datang langsung bilang kaya gitu ya aku ora ngudeng toh ,iya Nada aku inget kaka kelas itu kan?. ‘’ ucap Rara
‘’iya Ra  ”
“kamunya noh kenapa lagi ? nggalau lagi ? ga bosen-bosen sih kamu Nat , akunya melek nih ngeliat kamu nggalau, kaya monyet lagi diare tau ga!’’ ejek Rara
“anjritt ngecenya BAGUSSS amat sih Ra!!!!!!!!!!!!’’kata Nada kesel
“hahaha tak apalah Nadaku yang cantik(huek), tapi bener tau aku bosen banget ngliat kamu setiap hari murung, diam tanpa kata kaya monyet yang lagi sariawan” serunya pada Nada sambil ketawa puas .
“Ra, ga ada yang lebih bagus dari monyet?” ucapnya geram
“ga ada Nat!!itu cocok banget buat kamu hahaha, udah ah pulang takut ngamuk nih si NYONYA hhahaha dadah Nada”
“kurang ajar lo Ra!!”
Nada manyun sambil membereskan buku-buku yang ada di atas meja, dan pergi menuju kelas Risa di XI IPA 5.
“Ris hari ini kamu yang nyetir yah, akunya lagi males nih”pinta Nada
“siip siip.” Ucap risa

MENANTI DIRIMU

Oleh : Rahmawati Dewi

Cerpen Cinta Menanti Dirimu
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi kau masih peduli kepadanya. Ketika dia meninggalkanmu kau masih setia menunggunya.

Sudah 6 tahun kujalani hari-hariku bersama dia. Suka, duka, canda tawa dan tangis aku slalu bersamanya. Harris adalah sosok yang sangat berharga bagiku dan tak bisa tergantikan. Dia slalu menjaga, mencintai dan menyanyangiku sepenuh hati dan slalu menemaniku dengan senyuman manisnya itu. Dia slalu ada untukku, kapanpun dan dimanapun aku berada.

Harris adalah sosok yang ulet, rajin dan cerdas. Tidak heran dia mendapatkan beasiswa di luar negeri. Harris memilih Amerika Serikat sebagai tempat untuk melanjutkan studinya. Mau tidak mau Harris akan meninggalkan aku sendiri dengan cinta kita berdua. Aku tidak bisa sesering lagi melihat senyumannya yang biasa menghiasi setiap waktuku.

SALAHKAH BILA AKU MENCINTAMU


Oleh: Binti Melania

Malam itu Rio masih belum terlelap ia masih sibuk mempersipkan surat untuk Dinda besok.

“apapun yang terjadi besok, aku akan terima,, aku ingin ungkapin ini semua, mungkin ini satu-satunya cara agar Dinda mengerti perasaan aku,” gumam Rio dalam hati.

Cerpen Cinta
Dentang jam menunjukkan pukul 24.00, mata Rio belum juga terpejam, ia masih memikirkan apa yang akan terjadi esok hari. Rio mencoba untuk tidur tapi kejadian esok menghantui dirinya hingga pukul 04.00 Rio belum tertidur.

Pagi sudah datang, ayam jago milik tetangga Rio berkokok dengan lantang membangunkan Rio yang baru saja terpejam. Dengan rasa malas, Rio beranjak dari ranjangnya dan bersiap berangkat sekolah.
Sesampai di sekolah, Rio berpapasan dengan Dinda dan genknya di lorong sekolah.
 
“ha…hai Dinda??’’ sapa Rio gugup, Dinda hanya menjawab dengan seutas senyum manis di bibirnya dan berlalu bersama teman-temannya.

“Dinda, apakah aku salah telah menyukai dirimu,, kau adalah gadis paling popular di sekolah ini, sementara aku….” Belum sempat menyelesaikan perkataannya dalam hati, tiba-tiba Sonia datang menepuk pundak Rio.

MENANTI DESEMBER

Oleh: Oleh : Rezky Yulia Ekaputri

Puisi itu kembali terlantun dari bibir mungil Vera. Sudah hampir 3 tahun Vera melantunkannya sambil duduk di dekat jendela kamarnya dan menatap rembulan yang tiada henti menyinari malamnya. Itu seolah telah menjadi kegiatan rutinnya sebelum tidur.

“Vera… kamu belum tidur nak…?” tegur Mama Vera yang tiba-tiba saja telah berdiri di belakangnya.
“Belum Ma…” jawab Vera singkat.
“Trus, ngapain kamu duduk di situ…? Nanti kamu masuk angin.”

Ketika Cinta Harus Pergi

oleh: Ayu Sulastri

Perkenalan ku padanya memang tidak disengaja. Sungguh semua ini diluar dugaan,, betapa tidak...!! Ternyata Dia adalah adik dari teman Abang ku sendiri,,, ehm.... cukup mengejutkan, Dia mengenal Abang ku, dan Aku pun mengenal Abangnya,,. Tapi anehnya kami tidak saling mengenal. Sebuah Perkenalan melalui HaPe... Aku sering SMS-an dan berbagi cerita dengan Dia.


Pendek Cerita... kami pun berjanji untuk ketemuan. Sesuatu yang di tungggu-tunggu pun tiba. Sosok bertubuh sedikit kecil dan berpakaian sederhana menghampiriku, (persis seperti penampilan abangnya...)

Kamis, 25 Oktober 2012

Hutan Pendakian Gunung, Kental Aura Mistis!

Kamis, 25 Oktober 2012 - 23:09 wib wib
 
Gunung Ciremai, Jawa Barat (Foto: pelitakarawang)Gunung Ciremai, Jawa Barat (Foto: pelitakarawang)
Hutan Gunung Ceremai, Jawa Barat

Gunung Ceremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut. Gunung ini memiliki kawah ganda.

Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 meter. Pada ketinggian sekira 2.900 meter dpl di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet.